Selasa, 06 Oktober 2009

Masjid Agung Demak

Masjid Agung Demak (atau Masjid Agung Demak) adalah salah satu masjid tertua di Indonesia, terletak di pusat kota Demak, Jawa Tengah Indonesia. Masjid diyakini dibangun oleh Wali Songo (sembilan saleh pemimpin agama) selama penguasa Kesultanan Demak pertama, Raden Patah selama abad ke-15.


Masjid ini adalah bukti kemuliaan yang dicapai oleh kerajaan Demak Bintoro sebagai kerajaan Islam pertama di pulau Jawa.

Fitur Masjid

Masjid Agung Demak adalah contoh klasik dari masjid Jawa tradisional. Tidak seperti masjid-masjid di Timur Tengah itu dibangun dari kayu. Atap yang berjenjang didukung oleh empat pilar jati yang sangat besar. Ini berarti bahwa masjid agak kecil jika dibandingkan dengan banyak masjid Indonesia modern. Atap yang berjenjang menunjukkan banyak kesamaan dengan struktur keagamaan kayu dari peradaban Hindu-Buddha Jawa dan Bali. Pintu masuk utama Masjid Agung Demak terdiri dari dua pintu diukir dengan motif tumbuhan, vas, mahkota dan kepala binatang dengan terbuka lebar mulut bergigi. Dikatakan bahwa gambar menggambarkan manifestasi guntur ditangkap oleh Ki Ageng Selo, maka nama mereka "Lawang Bledheg" (pintu guntur).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar